Sabtu, 07 Januari 2012

UAS Interaksi dan Stratergi Belajar Mengajar Matematika

Setia Widia Astuti I7

    A. Kelebihan dan Kekurangan serta Solusi tentang Penerapan Metode atau Pendekatan      Pembelajaran

Tidak ada satupun metode pembelajaran yang dapat diklaim dan dikatakan yang terbaik. Semuanya terpulang pada orang yang menjalankannya, yaitu guru yang secara langsung berhadapan oleh siswa dalam pembelajaran. Sebaik apapun metode yang dipilih ,tanpa ada dukungan guru yang memahami dan mampu menempatkannya dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan, situasi dan kondisi siswa, maka pembelajaran hanya berjalan seadanya, tanpa memberikan keberhasilan. Karenanya, memilih metode yang baik dan dikuasai dengan matang oleh guru dalam sebuah peristiwa pembelajaran, akan menentukan berhasilnya sebuah pembelajaran.Selain itu, tentu saja seorang guru harus mengenali karakteristik siswa, menguasai materi, menggunakan sarana penunjang pembelajaran, dan memiliki keterampilan membelajarkan.

A.I Pemateri (Romudhani)

Pada pemateri  metode atau pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam menyampaikan materi tentang “Aturan sinus” adalah metode kelompok.
Adapun kelebihan dari metode atau pendekatan yang telah dipilih oleh pemateri adalah sebagai berikut:
Dalam pembelajaran kelompok akan banyak memberikan tekanan utama pada peningkatan kemampuan individu sebagai anggota kelompok.Dan pendekatan atau metode ini juga memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk mengembangkan kemampuannya memecahkan soal terkait materi yang sedang dibahas.
Dari segi individu, keanggotaan siswa dalam kelompok kecil merupakan pemenuhan kebutuhan dalam berasosiasi. Tiap siswa dalam kelompok menyadari bahwa kehadiran kelompok, diakui apabila sudah terbukti berhasil memecahkan soal yang dibebankan. Dalam hal ini timbullah rasa bangga pada tiap anggota kelompok.



Terkait dengan kelebihan yang ada, dalam metode atau pendekatan kelompok ini juga memiliki kekurangan antara lain, apabila guru salah dalam pembentukan kelompok maka dapat timbul siswa yang hanya menjadi parasite belajar dalam kelompoknya.
Oleh sebab itu dalam pendekatan ini pembentukan kelompok menjadi kunci keberhasilan dalam proses belajar.

Solusi untuk pembahasan materi “Aturan Sinus” metode Latihan(drill),metode ini dipilih bertujuan untuk memperoleh suatu ketangkasan atau keterampilan dari apa yang telah dipelajari. Tujuan utama dari latihan ini adalah untuk melatih kecakapan siswa dalam perhitungan, penggunaan rumus dll.


A.II Pemateri (Siti Devi N)

Pada pembahasan materi “statistika” pemateri menggunakan metode ceramah, Tanya jawab dan tugas.
Kelemahan dari penggunaan metode ini, mengingat ceramah banyak segi yang kurang menguntungkan karena terkesan monoton.
Maka penggunaannya harus didukung dengan alat dan media atau dengan metode lain.

Kelebihan dari penggunaan metode ini .Selesai memberikan ceramah maka dipandang perlu untuk memberikan kesempatan kepada muridnya untuk Tanya jawab. Tanya jawab ini diperlukan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap apa yang telah disampaikan guru melalui ceramah. Untuk lebih memantapkan penguasaan siswa terhadap bahan/materi yang telah disampaikan ,maka pada tahap selanjutnya siswa diberi tugas.

Salah satu metode yang bisa menjadi pilihan yaitu metode simulasi. Disini siswa akan diberikan data yang real untuk diolah. Dengan menggunakan metode simulasi ini maka, dapat melatih keterampilan tertentu baik bersifat professional maupun bagi kehidupan sehari-hari, memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip yang lebih mendalam lagi. Dan metode ini juga bisa meningkatkan keaktifan siswa.






A.III Pemateri (Suparmi)
Pada pembahasan materi “peluang” ini pemateri menggunakan  metode atau pendekatan ekspositori.
Kelemahannya adalah saat berlangsungnya pembelajaran dengan metode ini, hanya berpusat pada guru. Maksudnya guru aktif memberikan penjelasan atau informasi yang terperinci tentang bahan pengajaran yang disampaikannya.

Kelebihan dari penggunaan metode atau pendekatan ini adalah lebih mudah bagi guru dalam mengefektifkan waktu pembelajaran. Dan pengelolaan dari guru akan sangat berperan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam metode dan pendekatan ini guru juga bisa menerapkan cara pembelajaran secara individual dan membentuk kelompok kecil.

Solusi yang bisa menjadi pilihan yaitu metode demonstrasi dan eksperimen merupakan metode mengajar yang sangat efektif, sebab membantu para siswa untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta (data ) yang benar. Demonstrasi yang dimaksud ialah suatu metode mengajar yang memperlihatkan bagaimana proses terjadinya sesuatu. Dalam, pelaksanaanya demonstrasi dan eksperimen dapat digabungkan ,artinya demonstrasi dulu lalu diikuti dengan eksperimen.



K   B. Kelebihan dan kekurangan serta Solusi tentang Alat Peraga dan Media Pembelajaran

Alat peraga dalam pembelajaran memegang peranan penting sebagai alat bantu untuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif. Setiap proses belajar dan mengajar ditandai dengan adanya beberapa unsur antar lain tujuan ,bahan, metode dan alat, serta evaluasi. Unsur metode dan alat merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan dari unsur lainnya yang berfungsi sebagai cara atau teknik untuk mengantarkan bahan pelajaran agar sampai kepada tujuan. Dalam pencapaian tujuan tersebut, peranan alat bantu atau alat peraga memegang peranan yang penting sebab dengan adanya alat peraga ini bahan ajar menjadi dapat dengan mudah dipahami oleh siswa.




B.I Pemateri (Romudhani)

Pemateri memilih alat peraga dan media visual yaitu slide dan penggunaan papan tulis.

Kelebihan dari alat peraga dan media pembelajaran yang digunakan oleh pemateri adalah dari adanya slide maka apabila ada materi yang kurang jelas dapat diulang dengan mudah dan cepat, bisa meningkatkan minat siswa untuk memperhatikan materi yang sedang dijelaskan karena dari tampilan slide yang menarik akan memberi ketertarikan kepada minat belajar siswa. Dan untuk penggunaan papan tulis masih tetap digunakan karena merupakan alat atau fasilitas kelas yang praktis dan ekonomis.
         
Kekurangan dari alat peraga dan media pembelajaran yang digunakan oleh pemateri adalah mungkin terkesan monoton, karena hampir setiap mata pelajaran sekarang sering menggunakan media slide dalam menyampaiakan materi. Jadi siswa bisa terancam jenuh, jika guru tidak bisa memberi variasi dalam pengajarannya.

Solusi yang bisa menjadi alternative pada pemilihan alat dan media pembelajaran di materi ini yaitu dari alat dan media yang bisa memberi pengalaman melalui lambang-lambang visual. Melalui penghayatan dan pemikiran yang tajam maka dari lambang-lambang yang disajikan dapat ditarik sebuah pengertian dan kesimpulan menjadi pengetahuan baru yang menjadi tujuan dari materi tersebut.


B.II Pemateri (Siti Devi N)

Pemateri kedua ini juga menggunakan alat peraga dan media pembelajaran yang sama dengan pemateri 1, yaitu slide dan papan tulis.

Kelebihannya , dari mengunakan slide bagi pemateri ialah praktis. Dan penggunaan papan tulis ialah karena papan tulis merupakan alat bantu dari penjelasan yang tidak bisa ditampilkan melaui slide.


Kekurangan dari penggunaan alat peraga dan media yang digunakan pemateri dinilai kurang tepat karena tidak memberi pengalaman nyata bagi siswa.

Solusi yang bisa dijadikan sebagai alternatif pada pembelajaran ini adalah dengan dibantu alat dan media pembelajaran yang bisa berupa grafik terkait statistika. Karena dari peraga seperti ini bisa meningkatkan minat dan perhatian siswa untuk belajar. Dan dengan peragaan ini dapat meletakkan dasar untuk perkembangan belajar sehingga hasil belajar bertambah mantap.



B.III Pemateri (Suparmi)

Sama dengan pemateri sebelumnya ,pemateri ketiga juga menggunakan alat peraga dan metode yang digunakan adalah slide dan papan tulis.

Kelebihan penggunaan alat peraga dan media pembelajaran ini adalah proses pembelajaran menjadi lebih teratur dan berkesinambungan karena guru menjelaskan materi terstruktur sesuai slide yang telah di buat, dan memberi kemudahan agar siswa menjadi tertarik memperhatikan penjelasan dari guru yang didukung oleh penggunaan papan tulis demi menjelaskan dan menambah apa yang mungkin tidak ditampilkan pada slide.

Kekurangan dari penggunaan alat peraga dan media ini adalah siswa menjadi monoton dalam belajarnya, karena mereka mendapat pengetahuan baru tanpa ada mendapat pengalaman yang diperoleh secara langsung melaui percobaan-percobaan yang bisa dilakukan secara nyata.

Solusi untuk membantu agar pembelajaran ini menjadi lebih menarik adalah dengan mengkombinasikan alat peraga dan media pembelajarannya dengan suatu alat peraga yang bisa memberi pengalaman baru bagi siswa dari demonstrasi dan eksperimen yang sudah ia coba. Misal: untuk mengetahui peluang munculnya sekurang-kurangnya mata dadu berjumlah 5 pada 2 kali pelemparan secara bersamaan. Maka, guru bisa melakukan demonstrasi bersama siswa untuk mengetahui jawaban dari soal tersebut. Dari sini siswa bisa mendapat pengalaman belajar langsung yang lebih sempurna.







  C. Kelebihan dan Kekurangan serta Solusi tentang Penciptaan Interaksi dalam Proses Belajar Mengajar

Untuk mencapai interaksi belajar mengajar sudah tentu perlu adanya komunikasi yang jelas antara guru dengan siswanya , sehingga terpadunya dua kegiatan , yakni kegiatan mengajar (usaha guru) dengan kegiatan belajar(tugas siswa) yang berdaya guna dalam mencapai tujuan pengajaran.

1.    Interaksi antara siswa dengan siswa

Kelebihan dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan siswa:
Melatih kecakapan kerjasama antar siswa dalam memecahkan soal yang ditugaskan. Siswa dapat berperan aktif dalam mengembangkan cara belajarnya.

     Kelemahan dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan siswa:
Perbedaan individual kemampuan belajar antar siswa akan terlihat disini,

Solusinya antar siswa harus tanamkan sikap saling menghargai dan bekerja sama, agar siswa yang mungkin kurang paham dengan materi yang dijelaskan guru didepan bisa didiskusikan dengan teman sekelas.

2.    Interaksi antara siswa dengan Media Pembelajaran

Kelebihan dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan media:
Siswa lebih tertarik memperhatikan materi.
Suasana belajar dalam kelas menjadi lebih menarik.

     Kelemahannya dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan media:
Dari media yang dipilih oleh pemateri, kebanyakan siswa merasa agak bosan dengan tampilan slide yang kurang lengkap jika tidak dibantu dengan papan tulis dan alat peraga lain.
    
     Solusinya pemateri harus lebih variatif dalam menggunakan media pembelajaran dan alat peraganya, jika menggunakan tampilan slide harus menarik dan mampu mengkombinasikan dengan media pembelajaran lainnya sehingga dapat membuat suasana belajar jadi lebih menyenangkan.



3.    Interaksi antara siswa dengan guru

Kelebihan dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan guru yaitu:
Interaksi yang terjadi antara siswa dengan guru, sangat baik dalam pembelajaran. Karena ada timbal balik antara siswa dengan pengajar antara satu sama lain.


     Kelemahan dari interaksi yang terjadi antara siswa dengan guru yaitu:
Kadang ada beberapa siswa yang kurang memperhatikan guru saat menjelaskan.

     Solusi dari interaksi antara siswa dengan guru yaitu sebagai guru harus bisa  menciptakan komunikasi yang dinamis antara siswa dengan guru. Dari proses belajar-mengajar dengan pola yang optimal ini, maka siswa dapat belajar aktif.


Daftar kepustakaan :

Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, Sinar Baru Algensindo, Bandung 2010   
Belajar dan Pembelajaran, oleh  Dr.M.Sobry Sutikno, Bandung, 2009
Belajar dan Pembelajaran , Rineka Cipta, Jakarta 2009
                                                                                      



Tidak ada komentar:

Posting Komentar