Minggu, 18 September 2011

Marah vs Kemarahan

Sepintas lalu kelihatannya kedua kata ini memang sama, karena mengandung asal kata yang sama yaitu MARAH, namun jika ditelaah lebih dalam, kedua kata ini jelas sangat berbeda.
Perbedaannya adalah
Marah adalah salah satu kondisi emosi sebagai ungkapan rasa ketidak puasan atau protes terhadap sesuatu hal yang terjadi yang tidak sesuai dengan harapan atau yang seharusnya.
Kemarahan adalah karakter yang terbentuk dari kebiasaan marah, alias kadang tanpa ada sebab berarti kemarahan bisa timbul karena ketidak puasan atau kekecewaan di masa lalu.
Berdasarkan dua pengertian yang aku kemukakan (menurut versiku) di sini marah itu bersifat temporary (sementara) sedangkan kemarahan bersifat permanen (cenderung terus ada dan telah menjadi salah satu sifat yang disebut pemarah).
Marah itu jelas sangat penting, namun perlu dikontrol juga alias jangan berlebihan, soalnya kalo kita tak pernah marah kita tidak akan menjadi seorang manusia yang manusiawi alias kita bisa disebut orang yang tak peduli dengan sekeliling. Gak mungkin kan kita tidak marah jika kita tahu orang yang kita kenal berbuat kesalahan.
Namun kemarahan jelas adalah hal yang sangat tidak berguna dan tidak ada manfaatnya karena kemarahan membuat kita hidup tidak nyaman dan mudah meledak-ledak, dan akibatnya jelas kita mudah terserang banyak penyakit terutama penyakit yang berhubungan dengan otak dan jiwa, belum lagi kita akan dijauhi oleh orang lain (makin gak berguna kan).
Untuk itulah pengendalian diri itu sangat penting dalam segala hal, jangan berlebihan tetapi pas sesuai yang seharusnya agar tercipta harmonisasi hidup yang seimbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar